Sabtu, 24 Agustus 2019

Apa Itu Penyakit Difteri?


Akhir-akhir ini sering mendengar istilah difteri? Iya penyakit difteri merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphteriase yang dapat menyerang selaput lending pada hidung, tenggorokan, dan enyakit difteri juga dapat mempengaruhi kulit. Penyakit ini merupakan penyakit menular dan merupakan infeksi serius yang dapat mengacam jiwa seseorang.

Penyakit difteri sendiri dapat menyebar melalui partikel di udara, peralatan rumah tangga yang telah terkontaminasi, benda-benda pribad, dan menyentuh luka yang telah terinfeksi kuman difteri. Penyakit difteri memiliki beberapa faktor resiko diantaranya adalah pada anak-anak yang berusia 5 tahun dan juga pada orang tua yang berusia 60 tahun. Kemudian resiko ini juga dapat dialami ketika belum mendapatkakn vaksinasi difteri.

Selain itu berkunjung ke daerah dengan cakupan imunsasi difteri yang rendah jug menjadi salah satu faktornya. Kemudian sistem kekebalan tubuh yang lemah seperti yang dialami oleh penderita HIV/AIDS, gaya hidup yang tidak sehat, serta lingkungan yang memiliki tingkat kebersihan yang buruk.

Apa Itu Penyakit Difteri?
Penyakit difteri disebabkan oleh bakteri Corybacterium diphteriae yang mana dapat menular melalui partiket diudara, peralatan rumah tangga yang telah terkontaminasi, menyentuh luka yang terinfeksi kuman difteri, serta melalui benda-benda pribadi. Kemudian penuliaran penyakit difteri ini juga dapat melalui liur seseorang. Misalnya penularan penyakit difteri dapat terjadi ketika berbagi makanan atau minuman dengan orang yang terjangkit penyakit difteri. Atau bisa juga melalui kontak fisik yang melibatkan air liur dengan seorang yang mengidap penyakit difteri. 

Adapun gejala dari munculnya penyakit difteri pada umumnya akan muncul setelah 2 sampai 5 hari semenjak seseorang terinfeksi kuman penyebab penyakit difteri. Adapun gejala yang muncul sebagai berikut:
  • Demam dan menggigil.
  • Terbentuknya lapisan tipis yang berwarna abu-abu yang menutupi bagian amandel dan juga tenggorokan.
  • Terasa nyeri ditenggorakan dan suara mulai serak.
  • Terjadinya pembengkakan pada bagian kelenjar getah bening di leher.
  • Sulit untuk bernapas atau pada umumnya bernafas dengan intensitas yang cepat.
  • Pilek yang pada awalnya cair, namun bercampur dengan darah.
  • Lelah dan lemas.
  • Batuk keras
  • Muncul rasa yang tidak nyaman.
  • Pada umumnya juga mengakibatkan seseorang bicara melantur
  • Gangguan pada penglihatan.
  • Muncul tanda-tanda syok mulai dari kulit pucat dan dingin, berkeringa, serta jantung yang berdebar secara cepat.

Penyaki difteri merupakan penyakit yang berbahaya. Penyakit difteri memiliki komplikasi yang mungkin saja dapat terjadi diantaranya yaitu kerusakan otot jantung, saluran napas yang tertutup, tejadi kerusakan pada saraf, adanya infeksi paru-paru, kehilangan kemampuan untuk bergerak, bahkan difteri hopertoksik dapat memicu munculnya pendarahan dan gagal ginjal. 

Penyakit difteri harus segera ditangai secepat mungkin. Sebab penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang cukup mematikan. Penangan penyakit difteri biasanya diawali dengan pemberian antitoksin untuk melawan racun yang dihasilkan dari bakteri. Kemudian pemberian antibiotik guna mengatasi infeksi, pemberian booster vaksin difteri apabila pengidap penyakit difteri sudah kembali sehat. Hal ini bertujuan guna membangun pertahanan terhadap penyakit difteri.

Nah untuk mencegah munculnya penyakit difteri, hendaknya melakukan beberapa cara pencegahan seperti vaksinasi difteri yang bisa diberikan melalui imunisasi sebanyak lima kali ketika anak berusia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, 18 bulan, serta usia 4 sampai dengan 6 tahun. Kemudian vaksinasi difteri juga dapat diberikan melalui imunisasi Td atau Tdap bagi anak yang berusia diatas 7 tahun yang mana pelaksanaannya harus diulang selama 10 tahun sekali. Nah itu dia ulasan seputar penyakit difteri, semoga kita terhindar dari penyakit yang mematikan tersebut.

Posting Komentar

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search